10 Hal Tidak terduga Penyebab Anemia

0
353
views

Anda tidak pernah menduga beberapa hal sederhana yang Anda kerap lakukan bisa menjadi penyebab anemia, simak pembahasannya  berikut ini.

Anemia adalah salah satu keluhan terkait darah yang paling banyak dikeluhkan di dunia, juga di Indonesia. Anda sendiri mungkin pernah mengalami keluhan anemia baik Anda sadari maupun tidak. Anemia sendiri adalah kondisi ketika kadar sel darah merah dalam tubuh tidak mencukupi kebutuhan.

Penyebab Anemia
10 Hal Tidak terduga Penyebab Anemia (Sumber: wallstreetpit.co)

Sementara sel darah merah bekerja menghantarkan sari makanan, terutama menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Masalah anemia akan membuat seseorang mudah merasa lemas dan lesu karena tubuhnya kekurangan suplai oksigen untuk menjalankan kinerja sebagaimana mestinya.

Sel darah merah sendiri diproduksi oleh sum-sum tulang belakang dengan menggunakan sejumlah materi termasuk zat besi, vitamin B1, B12, B9 atau asam folat. Ketika tubuh kekurangan materi-materi tersebut otomatis kadar sel darah merah akan berkurang dan menyebabkan masalah anemia.Yang tidak terduga, ada banyak alasan sederhana yang memicu seseorang kekurangan kadar zat besi atau vitamin B.

Adapun sejumlah alasan tidak terduga tersebut hingga menjadi penyebab anemia antara lain.

1. Rutin mengonsumsi kafein

teh dan kopi dikenal mengandung kafein yang baik untuk membantu Anda tetap sehat dan segar dalam menjalankan aktivitas Anda. kafein memiliki efek stimulasi pada kinerja otak dan sirkulasi darah. Hanya saja, kafein juga menyebabkan efek defisiasi zat besi. Ini membuat mereka yang rutin mengonsumi kafein cenderung mudah mengalami anemia.

2. Penyuka panganan berbahan cokelat

cokelat rupanya juga mengandung komponen kafein meski dalam kadar lebih rendah. Sehingga akan mendorong penurunan level zat besi dalam tubuh. Apalagi cokelat juga mengandung oxalate yang justru menghambat penyerapan zat besi dalam usus.

3. Meminum terapi antasida

Antasida dikenal efektif untuk membantu meredakan keluhan lambung, termasuk gastritis, cid reflux dan keluhan lambung lain. Tetapi rupanya ketika kadar asam lambung menjadi turun kemampuan tubuh mengonsumsi zat besi juga akan turun. Ini karena makanan perlu mendapatkan paparan asam lambung sebelum dapat diproses dan diserap komponen zat besi di dalamnya.

4. Mengkonsumsi diuretik

Asam folat atau vitamin B9 memiliki sifat untuk larut dalam air, dan karenanya demikian mudah larut dalam urin. Sehingga bila Anda mengonsumsi produk obat diuretik, maka asam folat yang tersimpan dalam tubuh dapat turut larut keluar bersama dengan urin. Ini membuat tubuh Anda pada akhirnya mengalami kekurangan asam folat atau vitamin B9.

5. Olahraga diluar takaran

Olahraga tentu saja disarankan untuk dilakukan secara rutin, ini akan membantu tubuh Anda tetap bugar dan sehat. Tetapi tentu saja Anda tidak disarankan untuk berolahraga dengan berlebihan. Karena gerakan fisik akan menarik banyak zat besi demi proses membentuk massa otot. Jadi ketika Anda berlebihan dalam berolahraga, akan membuat Anda kekurangan zat besi. Selain itu ketika Anda berkeringat, asam folat dalam tubuh juga bisa turut larut bersama keringat.

6. Menjadi vegetarian

Beberapa orang memilih hidup sebagai vegetarian dengan alasan kesehatan. Ide ini akan membantu Anda mengendalikan kadar kolesterol dan kegemukan. Tetapi pola makan vegetarian bisa jadi menyisakan resiko menurunkan kadar zat besi. Karena kebanyakan sumber asupan zat besi beradal dari produk hewani.

7. Menderita cacingan

Mengidap penyakit cacingan membuat asupan makanan yang Anda konsumsi akan diserap nutrisinya oleh cacing. Ini membuat Anda mengalami efek mal nutrisi meski Anda makan dalam jumlah cukup. Tak jarang pasien cacingan ditemukan mengidap masalah anemia yang berat.

8. Mengalami pendarahan

Anda yang mengeluarkan darah dalam jumlah besar seperti karena efek luka atau menstruasi sebaiknya berhati-hati. Banyaknya volume darah yang keluar bisa berarti tubuh Anda mengeluarkan banyak zat besi dari dalam tubuh. Ini membuat tubuh Anda mengalami masalah anemia. Anda yang melakukan donor darah juga perlu waspada dengan kondisi tersebut

9. Makan kedelai berlebihan

Siapa yang tidak menyukai tempe dan tahu. Meski murah,kedua makanan ini dikenal lezat dan kaya nutrisi. Tetapi tahukah Anda bahwa makanan berbahan kedelai mengandung zat bernama phytates yang akan menyebabkan turunnya kadar zat besi dalam tubuh.

10. Menggemari produk turunan susu

Yogurt dan keju, jenis-jenis produk turunan susu ini banyak digemari dan tentu saja sangat sehat. Tetapi produk turunan susu ternyata juga bisa menurunkan kadar zat besi dalam tubuh.

Zat besi dan vitamin B menempati posisi penting penyebab anemia yang harus di perhatikan demi untuk menjaga stabilitas kadar zat besi dalam darah. Dan karenanya pastikan untuk mengendalikannya secara lebih ekstra dengan mulai menjalankan pola hidup sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here